Monday, August 1, 2016

Lanjut yuk.... 
Setelah makan siang dan beribadah, kami melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Mayangan di kota Probolinggo. Perjalanan kami kesana memakan waktu sekitar 1 jam. Pelabuhan Mayangan letaknya bersebelahan dengan BJBR jadi rencananya setelah dari Gili Ketapang kita akan mampir ke BJBR. Oke lanjut, setelah sampai di pelabuhan Mayangan, karena kami semua tidak ada yang pernah menyebrang ke Gili Ketapang, maka kami pun berhenti di pelabuhan tanya sana tanya sini. Setelah itu kami di tawari salah satu penduduk di sana untuk menyewa perahunya. Beliau memberi harga 300rb untuk pulang pergi dari pelabuhan ke Gili Ketapang. Karena sebelumnya saya rajin googling mengenai Gili Ketapang, maka kami pun menawar harga tersebut karena masih terlalu tinggi. Pada proses tawar menawar tersebut, mungkin karena sudah kelelahan dan cuaca panas, maka sebagian dari tim tidak ingin melanjutkan perjalanan ke Gili Ketapang. Sempat berbeda pendapat dan saling berargument beberapa saat. Namun, setelah itu keadaan sudah membaik. Kami pun jadi menyebrang ke Gili Ketapang,, yeeeyy,,, BERANGKAT!!!!!!

Gili Ketapang merupakan salah satu pulau yang masih masuk dalam wilayah kabupaten Probolinggo. Mayoritas masyarakat disana adalah penduduk Madura. Perjalanan kami naik perahu dari pelabuhan ke Gili Ketapang memakan waktu sekitar 45 menit. Di tengah laut kita bisa menikmati pemandangan segarnya deburan ombak yang sesekali datang menyerbu. Saat akan sampai di Gili Ketapang,, wow,, pemandangan pantai yang di suguhkan lumayan indah guys,,,. Pantainya biru bening, keliatan seger nih buat berendam. Namun, sayang sekali di sepanjang pesisir pantai begitu banyak sampah yang berserakan sehingga terkesan pulau ini tidak terurus dengan baik. Selain itu banyak bau kotoran kambing di sekitarnya yang membuat kami sedikit kurang nyaman di sana.






Pemandangan diatas perahu 
Hampir sampai Gili island
Perahu yang bersandar
Yeayy,, sampai di Gili Ketapang
Setelah turun dari perahu sebagian dari kami langsung mencari kamar mandi untuk bersih-bersih. Sebagian lagi bermain air di pantai. Kami sampai di sana pukul 15.00 sore, jadi matahari sudah tidak terlalu panas. Waktu kami hanya 1 jam guys di sana karena jam 16.00 sudah harus balik mengingat hari sudah sore dan penyebrangan pun akan tutup. Jadi waktu yang sempit itu saat manfaat untuk bersenang-senang sepuasnya di sana. Menurut cerita, di pulau ini terdapat sisi pulau yang lebih sepi dan bersih di sebelah timur pulau. Namun kata nelayan yang mengantar kami, sisi timur pulau masih jauh, jadi kami tidak bisa ke arah sana. Jadi kami hanya menikmati keindahan pantai di sebelah perahu-perahu yang bersandar.
Pak Nur & Idrsi berendam....
Tampaknya wisata di sini belum terlalu dikenal masyarakat luas, sehingga masih sepi, masih alami, namun tidak terurus dengan baik. Penduduk di sekitar sini rata-rata berbahasa madura, hanya beberapa orang saja yang bisa berbahasa Indonesia. Termasuk ibu-ibu yang ikut perahu kami menyebrang ke Gili Ketapang. Saat kami ingin mencari kamar mandi, beliau menawari untuk mengantar kami ke sana. Namun karena menggunakan bahasa madura kami pun tidak mengerti maksudnya. Si ibu berbicara sambil memberi isyarat agar kami mengerti maksud ajakannya. xixixi,, Jadi berasa ada di pulau asing mengobrol dengan bahasa isyarat masing-masing.
Pemandangan pesisir pantai


Pulau ini terkenal dengan sebutan pulau kambing. Kenapa pulau kambing? karena rupanya hampir di setiap rumah penduduknya memelihara kambing. Saat kami menyusuri desa di Gili Ketapang tersebut, kami benar-benar berbaur dengan kambing seolah kambing dan manusianya memang sudah biasa hidup rukun di sana. haha.... Masyarakat di sana sangat ramah sekali guys, bukan cuma ramah tapi baik hati juga loh. Karena di sana tidak disediakan fasilitas kamar mandi dan sebagainya maka kami pun mandi di salah satu rumah penduduk di sana. Selain menumpang mandi, beliau juga memberikan suguhan gratis jajan lebaran dan teh hangat untuk kita nikmati.

Setelah selesai bersih-bersih diri kami pun berpamitan dan berterimakasih pada pemilik rumah sudah memberikan kami tumpangan dan berbaik hati pada kami. Sebelum pulang tak lupa kami mengabadikan moment tekhir perjalanan di sana sambil menikmati sunset di pulau Gili Ketapang.
Menikmati Senja

Laut kala senja
sepi pengunjung

Cuaca sore itu yang sebelumnya cerah berganti mendung, tanda akan turun hujan. Untungnya saat kami sampai kembali di pelabuhan hujan belum turun sehingga kami bisa melanjutkan perjalanan kami ke BJBR. Cuma 5 menitan dari pelabuhan mayangan ke BJBR guys, cukup deket kan?? Nah, saat kami ingin membayar tiket, beberapa dari kami keberatan dengan harga tiketnya. Ditambah pak supir yang keliatan berwajah lelah dan agak merengut membuat kurang nyaman sehingga kami putuskan untuk tidak jadi masuk ke BJBR. Jadi kami hanya muter sekeliling tempat parkir kemudian keluar dan bablas pulang ke Sidoarjo.

Nah,,, bergitulah perjalanan sehari kami di kota Probolinggo yang penuh canda, tawa, marah, sebel, capek, seneng,sedih, cemberut dan lain-lain. Banyak rasa lah pokoknya jalan bareng The Xopla 08. Tapi yang jelas kerukunan dan persahabatan kami tetep asyik selalu. Untuk penduduk Probolinggo baik yang di Ranu Segaran maupun di Gili Ketapang semuanya baik hati dan ramah. Salut deh sama keramahan kalian pada pendatang. Dan untuk Kota Probolinggo,, wisata alamnya oke punya semua,,, Siip pokoknya!! Kapan-kapan mesti balik ke kota ini nih, nyobain sensasi wisata lainnya.

Oke guys,, sekian dulu perjalanan kami di Kota Probolinggo ini. Terimakasih sudah mampir membaca dan selamat berakhir pekan.. ^_^ 
Posted by Indah-haya.blogspot.com On 7:14 PM No comments READ FULL POST
Oke dari Ranu Segaran kita menuju ke Sumber air panas Segaran. Letaknya sangat dekat guys dengan danau. Dari Ranu Segaran kalian cukup ke arah loket tiket masuk lalu belok kanan dan cukup lurus saja mengikuti jalan. Nanti sampai diujung jalan kita sudah sampai di area sumber air panas, cuma sekitar 7 menitan lah kalo kita berkendara ke sana dari Ranu Segaran. Dan sesampainya di sana, kita harus menyusuri jalan setapak sekitar 1 km untuk sampai ke Sumber air panas. Jadi kita harus jalan kaki nih guys untuk bisa sampai di Ranu Segaran. Jalan pertama yang kita lalui lumayan mudah karena kita cukup menuruni jalan setapak, tapi apabila pulang,, hmm,, kayaknya mesti extra berenergi karena jalanan harus menanjak.. xixi.
Penampakan dari sumber air panas Segaran
Jalan kaki di jalan setapak menuju sumber air panas
Mulai menuruni jalan setapak 
Lalu menuruni anak tangga
SEtelah menuruni anak tangga sampailah kami di depan sumber air panas
Perjalanan menuruni jalan setapak sekitar 1 km
Untuk masuk ke sumber air panas ini gratis guys, gak perlu bayar tiket. kita bisa berendam di sini sepuasnya. Jadi sumber air panas ini merupakan sungai yang berada di desa Segaran kecamatan Tiris. Pada salah satu sisi sungai ini mengeluarkan air panas yang bening, sedangkan sisi lainnya airnya dingin. Disini banyak orang datang untuk menikmati sensasi berendam di sumber air panas alami. Bisa untuk terapi pegel-pegel nih kayaknya,,, hiihi... Untuk pemandangan di sini, seperti sungai-sungai pada umumnya pemandangan di sekitar sungai di penuhi dengan bebatuan dan pepohonan yang rindang.
Bebatuan dipinggir sumber air panas warnanya menjadi orange kecoklatan
Ini semua tim kami yang sedang berkunjung di sana

Pemandangan sekitar sungai
Untuk fasilitas disini juga sudah lumayan mencukupi dengan adanya kamar mandi dan beberapa warung yang menjual makanan dan minuman di sekitarnya. Nah, karena perjalanan kami masih panjang, maka kami hanya sebentar saja di sumber air ini. Kami akan melanjutkan perjalanan ke Gili Ketapang. Sebenarnya rute perjalanan kami harusnya ke Ranu Agung dulu lalu ke kebun teh setelah itu baru Gili Ketapang. Namun karena waktu yang terbatas dan menurut info dari penduduk sekitar Ranu Agung masih ditutup karena telah memakan korban. Maka kami putuskan langsung berangkat menuju Gili Ketapang. Keluar dari kecamatan Tiris, kami beristirahat di salah satu warung makan di pinggir jalan untuk sarapan (tapi lebih tepatnya makan siang sih,, uda kelaparan semua)  :D . Setelah makan kami pun sekalian sholat dhuhur di sana karena letaknya pas bersebrangan dengan masjid. 
Warung yang ada di sana
Pemandangan dari atas

Nah. Sekian perjalanan kami di sumber air panas Segaran Yuk,, menuju rute selanjutnya... kita mantai guys!!
Posted by Indah-haya.blogspot.com On 12:50 AM No comments READ FULL POST
Liburan lebaran tahun 2016 ini lumayan spesial guys,,, Kenapa spesial?? Karena kali ini kami akan berwisata alam bareng anak The Xopla 08. Siapa sih mereka?? Mereka temen sekelas saya waktu jaman kuliah dulu, hehe,,  Selama 4 tahun pasca kelulusan kami di tahun 2012 kami belum pernah main bareng lagi. Ditambah semua pada uda berkeluarga, jadi sibuk dengan kegiatan masing-masing. Nah, tahun ini kami menyempatkan diri untuk bikin acara main bareng. Dan hasil akhir dari meeting kami saat itu, liburan ini akan kami habiskan di kota Probolinggo. Target wisata  yang akan kami kunjungi adalah : 
1. Ranu Segaran
2. Sumber air panas Segaran
3. Ranu Agung
4. Kebun Teh
5. Gili Ketapang
6. BJBR (Bee Jay Bakau Resort)

Nah setelah fix tempat dan tujuannya, maka berangkatlah kami pada hari Minggu dini hari pukul 02.00 Wib berkumpul di rumah Ratna. Setelah semua berkumpul pada pukul 01.30 Wib kamipun langsung berangkat dengan 3 mobil dan 1 sepeda motor dengan peserta berjumlah sekitar 15 orang. Jalanan waktu itu masih sepi sehingga perjalanan kami berjalan lancar tanpa hambatan. Rute pertama yang akan kami kunjungi adalah menuju Ranu Segaran. Ranu Segaran merupakan salah satu danau yang terbentuk karena adanya aktifitas vulkanik. Ranu segaran berada di desa Segaran kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo Jawa Timur.
Pemandangan di tengah danau Segaran
Dengan berbekal informasi dari GPS kamipun sampai di salah satu petunjuk jalan yang mengarah pada Ranu Segaran. Kami sampai disana sekitar pukul 05.15. Sampai di ujung jalan karena GPS kami sudah terhenti di salah satu rumah penduduk di ujung jalan, maka kami pun berhenti di sana untuk bertanya pada penduduk sekitar. Setelah mengobrol dengan salah satu penduduk di sana, ternyata jalur yang kami lalui memang sudah benar. Namun untuk jalur menuju Ranu Segaran yang sudah menjadi tempat wisata masih lurus lagi setelah ada koramil. Sedangkan arah kami saat itu adalah menuju Ranu Segaran yang masih dalam tahap pengembangan oleh pemerintah. Sambil berbincang-bincang di sana kami pun beristirahat, sholat subuh di sana sambil menikmati indahnya pemandangan pagi di sana. Sang pemilik Rumah sangat ramah pada kami, Selain memberi suguhan kami kopi dan teh, beliau juga bercerita sedikit mengenai Desa di sekitar sana. 
Rumah penduduk yang kami singgahi
Sambil istirahat sambil di kasih informasi sama si pemilik rumah 
Setelah 1 jam kami asyik bersantai, kami pun melanjutkan perjalanan ke Ranu Segaran sesuai dengan petunjuk jalan yang diberikan penduduk tadi. Dan sesampainya di Ranu Segaran,,, Wow.. pemandangannya so beautiful guys. Di sisi Kiri kita bisa melihat pemandangan gunung yang indah. Disisi kanan kita bisa melihat matahari terbit dan pantulannya yang memantul indah diatas air danau. Karena masih pagi, saat kami di sana belum ada petugas yang berjaga di tempat tiket masuk. Di sana tampak ada permainan air yang bisa kita naiki seperti bebek kayuh, perahu mesin, perahu rakit,motor boat dan lain sebagainya. 
Sesampainya di Ranu Segaran 
View di Gazebo Ranu Segaran
Pemandangan dari tempat parkir
Masih pagi, masih sepi
Indahnya mentari pagi di Ranu Segaran
Gazebo dekat tempat parkir
Fasilitas di sana juga sudah lengkap dengan adanya toilet, warung atau tempat makan, dan beberapa gazebo yang bisa kita tempati untuk sekedar duduk-duduk menikmati pemandangan. Kami pun menikmati pemandangan di sana sambil berfoto-foto. Tak lupa menyempatkan naik perahu mesin berkeliling sekitar danau. hmm,, udara seger dengan pemandangan alam yang indah sangat kami nikmati di sana. Untuk tiket masuk ke danau ini kalian cukup membayar Rp. 4.000/orang. Untuk naik perahu mesin tiketnya Rp. 5.000/orang.

Tempat makan di Ranu Segaran


View tempat parkir
Ini cowok2 pada nge tongsis semua yakk,,
nyoba naik perahu....

Setelah puas berkeliling dan bermain di sana, kami pun melanjutkan perjalanan ke Rute selanjutnya yaitu sumber air panas Segaran yang masih dalam satu wilayah dengan Ranu Segaran. Dipuas-puasin dulu foto-foto di sini sebelum pulang.. hehe...
Pemandangan Ranu Segaran dari atas perahu
View pegunungan dari tengah Ranu Segaran
Berangkat naik perahu 

Sekian perjalanan kami di Ranu Segaran. Yuk ikuti kisah selanjutnya di halaman sebelah. See you... ^_^
Posted by Indah-haya.blogspot.com On 12:14 AM No comments READ FULL POST

Wednesday, July 27, 2016

Hai warga Kriaan,,,, Kini di Krian uda banyak tempat kuliner yang bisa kalian kunjungi loh. Salah satunya adalah di "Ayam Geprek Mbok Judes" yang berada di Desa kemangsen Krian Sidoarjo. Tempat makan ini baru launching di bulan April 2016 kemarin. Baru dibuka beberapa bulan sih, tapi namanya uda ngehitz ke mana-mana. Ada menu apa sih di sana sampe tempat makannya keliatan rame banget tiap hari. Penasaran?? Penasaran?? 
selebaran promo awal pembukaan warung makan ini
Jadi sebenernya warung ini menyediakan menu nasi sambelan pada umumnya. Namun yang membedakan adalah cara penyajian ayam dan sambelnya. Saat ada pengunjung datang, kita bisa memesan makanan dan antri di kasir dengan menyebutkan nama kita dan makanan apa yang akan kita pesen. Setelah selesai, kita bisa kembali ke tempat duduk dan menunggu panggilan dari waitresnya. Yang unik di sini adalah, saat memanggil pengunjung mereka menggunakan speaker dengan memanggil nama kita jadi kesannya kayak lagi antri di mana gitu... haha... Trus yang lebih unik lagi,, saat penyajian ayamnya, si mbak waitresnya akan menanyai kita ayamnya di geprek atau tidak. Jadi di geprek itu maksudnya di penyet pake kayu besar yang biasanya untuk menggiling jamu itu loh,, (namanya apa ya? saya kurang tau juga sih) hehe,,, nah,, setelah digeprek,, baru deh, ayamnya di taruh di piring kita. Untuk nasi dan sambal kita bisa ambil makan sepuasnya di sini, karena sistemnya kayak prasmanan gitu ambil sendiri. Untuk sambelnya terdiri dari 3 macam, sambel bawang (tidak pedas), sambel ijo (pedes), sambel cabe (amat sangat pedes). 
Yama original yang uda di geprek dengan 3 macam sambel
Untuk harga bersahabat sih menurut saya. Untuk 1 porsi ayam geprek original + nasi dan sambal di bandrol dengan harga 10rb. Ya tapi karena harganya merakyat jadi porsi ayamnya kecil (menurut saya). Untuk minumannya standart lah harganya. Jika tidak ingin mencicipi ayam original, maka ada menu lainnya yang bisa kalian pesen yaitu ayam bakar, ayam kampung,bebek goreng, lele goreng, tahu, tempe penyet, gurami, dan lain-lain. Untuk minuman, ada es teh, es jeruk, susu, es campur dll. Untuk menu lainnya ada jamur crispy, cah kangkung dan lain-lain. 
Ayam kampungnya endees banget rasanya,, enak dan empuk,,
Untuk tempatnya lumayan unik juga sih, karena di sekeliling tembok di buat gambar karikatur dengan tulisan-tulisan yang unik dan gambar unik pula. Nuansanya sangat meriah dengan warna warni cat dan gambar di temboknya. Untuk rasa dari makanannya cenderung biasa saja seperti masakan rumah menurut saya. Tapi untuk menu ayam kampungnya lumayan lah rasanya berikut saya kasih review nilainya :





Untuk rasa 7/10 (untuk menu ayam kampungnya saya kasih 8/10 karena dagingnya empuk dan bumbunya terasa di lidah)
Untuk kebersihan 7/10. Untuk lokasi nya lumayan startegis karena berada di jalan raya krian mojokerto, sehingga pengunjung bisa gampang berkunjung ke sana.

Sekian review kuliner saya di Ayam Geprek Mbok Judes Krian. See you,, 
Posted by Indah-haya.blogspot.com On 10:37 PM 2 comments READ FULL POST

Thursday, May 19, 2016

#Late pos. Lama sekali tidak cuap-cuap di sini jadi pengen nulis lagi nih guys. Okeh, kali ini saya ingin berbagi cerita tentang perjalanan saya ke Taman dayu Pandaan. Udah lama sih,sekitar tahun 2013 yang lalu.

Pertama masuk jalan ke Taman Dayu, ada KFC di sebelah kiri jalan. Di sebelah kanan ada arena bermain anak dan kolam renang. Kemudian kami telusuri jalan selanjutnya. Ada tempat semacam foodcourt di sana dengan berbagai macam sajian makanan di tenda-tenda maupun di dalam ruko-ruko. Pantas saja tempat ini selalu ramai, ternyata ada wisata kuliner yang bisa kita kunjungi di sana. Okeh, lanjut lagi menelusuri jalanan di sana. Yang bikin tempat ini ramai dikunjungi pengunjung, selain karena adanya tempat kuliner, kolam renang dan tempat bermain anak, juga spot pemandangan di sekitarnya yang indah menambah daya tarik tersendiri yaitu adanya pohon-pohon raksasa yang menjulang tinggi disekitar jalan dengan bentuk-bentuk yang eksotis. Juga taman dengan rerumputan hijau yang terawat dengan baik di sekitarnya. Ditambah udara yang begitu sejuk di sana walaupun matahari sedang bertengger di atas sana. 

Di sana juga ada tempat wisata yang bernama "Wisata Panci" semacam pasar wisata yang menjual perlengkapan rumah tangga seperti panci. Di ujung jalan kami melihat ada perumahan elit dengan kantor pemasarannya. Jadi Taman Dayu ini sebenarnya adalah perumahan yang dibangun oleh Ciputra grup. Perumahan ini memberikan fasilitas umum bagi masyarakat dan mendesain perumahan dan pemandangan di sekitarnya menjadi sangat indah untuk menarik minat pengunjung. Dilihat dari letaknya yang strategis dan konsep bangunannya yang indah, pantas saja tempat ini lumayan dikenal namanya. Nah, karena terbatas waktu, kami harus menyudahi kunjungan kami di sana saat itu dan melanjutkan perjalanan ke kebun teh. 
pemandangan jalanan di sekitar Taman Dayu
pohon-pohonnya indah dipandang
suasananya masih sepi siang hari 

Well, setelah kunjungan kami yang cukup singkat di sana, beberapa minggu kemudian kami putuskan untuk kembali berkunjung ke sana. Begitu sampai di sana, kami segera cari tempat yang viewnya cocok untuk berfoto ria. Nah, setelah dapat tempat, kami pun segera jeprat jepret di sana. Banyak orang melintas sambil memandangi aksi kami berdua di sana. Tapi kami sih cuek aja biarpun sedikit malu-malu :D ( habis cuma kami loh yang foto-foto gak jelas di sana, lainnya cuma nongki2 aj,, haha). Setelah aksi berfoto kami lakukan di sana, banyak juga muda mudi yang nongkrong di pinggir-pinggir jalan dengan teman-temannya. Dari arah berlawanan kami lihat ada mobil satpol PP yang melintas di jalanan. Kami lihat para muda mudi tersebut kemudian bubar dari tempat nongkrong mereka dan segera melaju dengan sepeda motor mereka menghindari satpol PP tersebut. Loh,,loh... ada ubrakan satpol PP kayaknya!! Wuaaa,,,,,,,,, melihat kejadian itu, kami pun buru-buru beres-beres dan segera kabur dari tempat itu, takut kena ubra'an juga.. :D . 
banyak kendaraan melintas

pemandangannya asri dan rindang
Kami lanjut berkeliling lagi di sana, hunting tempat lagi untuk jeprat-jepret. Begitu melihat mobil satpol PP tersebut sudah tidak keliling kami pun berfoto ria lagi di sana. Lumayanlah hasilnya, walaupun tidak seberapa bagus. Kami cuma berbekal kamera dan tripot hehe. Usut punya usut ternyata, di kawasan taman dayu sana, memang tidak diperbolehkan untuk nongki-nongki di pinggir jalan maupun untuk mengambil gambar. 

Candid :D
Kami putuskan untuk makan siang di food court di sana, mencoba menu makanan yang ada di sana. Sesampainya di sana, kami pun berkeliling, cukup banyak aneka makanan yang dijual di sana mulai dari jajanan pasar, sampai makanan-makanan berat, aneka macam cemilan dan minuman juga tersedia di sana. Pengunjungnya cukup ramai waktu itu, jadi kami memilih tempat yang agak sepi, agar tidak berdesakan dan tidak terlalu antri. Kami memesan menu bebek goreng sambal dan es jeruk. 

Setelah puas makan siang dan bersantai di sana, kami pun bersiap-siap untuk pulang. Okey,, sampai disini dulu cerita saya berkunjung di sini. Sampai jumpa lagi di cerita-cerita mbolang saya yang lainnya. Salam ^_^ 
Posted by Indah-haya.blogspot.com On 8:43 PM No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

My Fans

    Blogger news

    Blogroll

    About