Saturday, December 10, 2011

Pagi dunia...
Nah kali ini saya akan menuliskan tentang wisata taman safari prigen. Wisata tersebut berada di kabupaten Pasuruan. Bila kalian dalam perjalanan ke Malang pasti akan melewati tempat wisata ini. Karena letak gapuranya tepat di pinggir jalur utama Surabaya - Malang. Nah, saya ke sana dalam rangka rekreasi dari tempat kerja. Ketika sampai di depan gapura Taman Safari saya tidak sabar ingin segera masuk ke tempat wisatanya. Eh, ternyata kami masih harus masuk ke wilayah tersebut melewati sebuah desa sebelum sampai ke tempat wisata itu. Lumayan jauh pemirsa.. Nah setelah sampai di tempat parkir. Barulah saya lega berarti sekarang waktunya untuk mengelilingi Taman Safari yang begitu luas itu. Tiket masuknya Rp. 85.000/org.
Nah untuk pintu pertama kalian akan di suguhkan dengan pemandangan marga satwa di sana. Dengan tetap menaiki bis,kita bisa melihat berbagai macam satwa sepeti kanguru, Bison, Monyet, Macan tutul, Babi, Badak, Ular,Burung,Musang dan berbagai jenis satwa lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu-satu di sini.
Kambing bertanduk
Badak 
Zebra
Gajah
Unta
Badak 
bermacam-macam jenis Burung
Jerapah

Burung Kakak Tua
Nah setelah asyik berkeliling dengan satwa. Kali ini kita bisa turun dari bis untuk berkeliling di tempat lain dengan jalan kaki. Tempat pertama yang saya datangi adalah permainan seperti Roller Coaster, Ayunan layang, Bom bom car dan masih banyak lagi permainan yang bisa kalian nikmati di sana. Harus dicoba, seru loh.. yah walaupun gak se-extrim di Jatim Park. Tapi cukup lah untuk menguji andrenalin kita.. xixi.. Nah setelah dari situ jika waktunya pas kita juga bisa menonton pertunjukan Gajah, atau pertunjukan ikan lumba-lumba. Kalian juga bisa mencoba masuk Puri Hantu untuk menguji keberanian kalian. Juga beberapa kereta gantung atau sepeda gantung yang seru juga.
Swing
Permainan cangkir
Gajah
Jembatan penyebrangan di sana
Rumah tua


Macan
Singa

Beruang

Taman

Monyet

Buaya

Mobil kereta
Kereta Gantung
Nah,, masih banyak yang lain hal-hal seru yang bisa kamu temukan disana. Waktu seharian penuh saja, bahkan saya rasa kurang untuk menikmati semua wahana dan pemandangan di sana.  So,bagi yang  silakan mencoba datang ke sana dan rasakan suasana asyiknya... :)
Posted by Unknown On 7:00 AM No comments READ FULL POST

Sunday, December 4, 2011

Jembatan Suramadu
Nah,, Pasti sudah familiar dunk dengan nama jembatan Suramadu??  Jembatan yang termasuk dalam kategori jembatan terpanjang di ASIA??Jembatan tersebut dibangun untuk mempermudah transportasi warga dari Surabaya ke Madura atau sebaliknya. Jembatan yang super panjang ini di bangun diatas laut kenjeran yang lumayan luas. Hmm,, Hari minggu waktunya libur di rumah, iseng-iseng saya dan adik saya pengen nyoba tuh main ke jembatan tersebut. Nah jadilah kami ke sana pada hari minggu siang. Untuk menikmati fasilitas jembatan tersebut untuk Anda yang bersepeda motor cukup membayar Rp.3.000,- /motor. Nah, berhubung saya baru pertama kali lewat jembatan tersebut pada waktu itu, yang saya rasakan agak extrem ketika melewati jembatan tersebut. Kenapa? Karena angin bertiup dengan kencangnya. Motor saya serasa oleng ke kiri ke kanan. Yah, mungkin hanya perasaan saya saja. Tapi bener-bener agak takut saya,, xixi... Setelah berhasil melewati jembatan tersebut, eh,, hujan melanda. Duh, nasib kami kurang beruntung rupanya. Kami pun segera mencari tempat untuk berteduh. Dan segera memakai jas hujan kami. Setelah hujan agak reda kami segera bergegas melanjutkan perjalanan kami. Kami melanjutkan perjalanan kami ke pulau Madura. Kami berencana ingin singgah ke alun-alun madura. Tapi baru beberapa menit motor saya melaju, hujan kembali turun bahkan lebih deras dari sebelumnya. Hmm,,, Dengan sedikit kecewa kami pun mengurungkan niat kami untuk berkunjung ke alun-alun dan segera berbalik arah mencari jalan pulang.

Nah, sampai lagi nih di pos jalan tol jembatan Suramadu ke arah kota Surabaya. Kami pun membayar lagi tiga ribu rupiah untuk melintasi jembatan tersebut menuju kota Surabaya. Di tengah perjalanan karena kondisi jalan sepi, kami berhenti sebentar untuk mengambil gambar.. Sekedar mengambil gambar untuk foto kenang-kenangan pengalaman kami berada di sana yang gagal karena dilanda hujan..
Gerimis mengundang
Sebenarnya peraturan di sana tidak boleh berhenti di jembatan tersebut karena akan menghalangi jalan. Tetapi kamipun nekat berhenti sebentar, lagipula keadaan jalan masih sepi. hehe... Setelah beberapa saat kami berhenti dan berfoto-foto, eh ternyata di belakang kami banyak yang berhenti juga untuk berfoto-foto.xixiixi... Ternyata ada yang narsis juga selain kami.
Adik tersayang
Setelah puas mengambil gambar, kamipun bergegas pulang mengingat cuaca yang semakin mendung. Sekian dulu perjalanan kami di madura. Next, bila ada kesempatan saya ingin sekali mengunjungi tempat wisata di kota Madura. ^_^
Posted by Unknown On 12:19 AM No comments READ FULL POST

Saturday, December 3, 2011

Air terjun madakaripura
Airterjun Madakaripura terletak di kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Bila anda berkunjung ke Gunung Bromo Anda wajib mampir nih ke air terjun ini sepulang nya dari sana. Anda bisa mampir ke air terjun ini karena arah jalannya searah dengan arah pulang dari Bromo. Jalan ke air terjun ini sudah cukup halus dan beraspal. Hanya beberapa jalan saja yang sedikit rusak. Nah tiket masuk ke tempat ini murah sekali pemirsa hanya Rp. 2.500/org. Nah sesampainya disana kalian akan di datangi oleh guide-guide yang menawarkan jasa mereka untuk mengantar ke lokasi air terjun tersebut. Awalnya kami bingung kenapa ada guide yah disana? Apakah jalannya se rumit itu hingga perlu guide untuk menuju air terjun tersebut?? Nah, ternyata jalan menuju air terjun tersebut terputus karena jalannya longsor sehingga apabila kita ke sana tanpa guide sudah tentu kita bingung kemana jalan yang akan dipilih. Kalian akan menemui jalan buntu. Nah berhubung kami tidak menyewa guide kami ngikut orang pemirsa. Orang tersebut menyewa guide di sana. Yah, kami sedang beruntung waktu itu karena waktunya pas dengan orang tersebut. Jadi kami nebeng guide mereka gituo.. hehe,,, Nah, kami lanjutkan perjalanan kami yang lumayan berat itu karena medannya lumayan terjal. Naik turun sungai yang lumayan lebar. Dengan kondisi tanah yang becek karena habis hujan.
Naik tebing bebatuan menuju air terjun
Hmm.. akhirnya sampai juga di kolam air terjun itu. Tapi sayang, kami sedikit kecewa, kenapa kecewa?? Karena airnya keruh dan kuning. Yah jauh-jauh ke sana pemandangannya kok tidak menyenangkan yah?? Hmm.. ternyata liburan kami salah musim. Karena di saat itu musim hujan jadi keadaan air memang keruh bercampur tanah. Yah tapi kami cukup seneng bisa sampai di sana. Di sisi lain ada percikan air yang jatuh dari lereng gunung di sepanjang jalan menuju air terjun. Airnya bening dan seger guys.. Wah, kami kembali ceria karena percikan air yang layaknya air hujan dari atas lereng gunung itu bisa mengganti kecewa kami karena beningnya dan segernya air tersebut. Akhirnya kami bermain di situ deh,, Basah-basahan,, asyik,,,,,,,,, :) . Sambil menikmati pemandangan di sekitar air terjun, kami pun memberanikan diri untuk menaiki bebatuan menuju air terjun yang ada di balik bebatuan tersebut. Agak lumayan sulit karena kondisi batu tersebut licin. Ditambah air yang begitu keruh berwarna coklat, membuat saya sedikit takut, tapi alhamdulillah,akhirnya kamipun bisa melewati bebatuan tersebut. Sebernarnya menurut saya pemandangan air terjun tersebut bagus, tapi karena cuaca yang tidak mendukung, membuat air di sana keruh dan mengurangi keindahannya. Tapi subhanallah,, memang semua ciptaan Allah SWT itu menakjubkan ya teman-teman.. ^_^ . Setelah asyik menikmati air terjun tersebut, kamipun kembali ke tempat parkir untuk mengambil baju ganti dan mandi, maklum sejak dari semalam di Bromo sampai siang hari di air terjun kami belum mandi sama sekali. Hehe... Hmm... kamipun harus antri kamar mandi di sana. Lumayan banyak wisatawan yang datang ke sana. Jadi kami harus sabar menunggu.
Main air
Menikmati air terjun 
Air terjun madakaripura dari jarak dekat


Aliran air terjun

Teman-teman istirahat dan masak

Aliran sungai air terjun madakaripura

Setelah mandi dan bersih-bersih, kamipun bergegas pulang untuk mencari makan. Sejak semalam perut kami belum makan nasi. AHnya terisi dengan mie dan makan kecil. KAmipun mampir ke kota Pasuruan untuk makan. KAmi berhenti di warung Soto dan lontong mie. Hmm... Saya pesan soto. Soto-nya lumayan enak rasanya. Dengan lahap kami semua makan. Dan.... sekian dulu perjalanan kami di kota Probolinggo. Next time saya ingin sekali datang ke tempat ini pada saat cuaca panas, supaya bisa melihat keindahan air terjunnya yang konon katanya berwarna kehijauan dan iindah... Salam... ^_^
Posted by Unknown On 9:55 PM No comments READ FULL POST
Padang pasir Gunung Bromo
Liburan akhir tahun ini, kami berencana untuk mengunjungi wisata Gunung Bromo. Dari cerita teman-teman saya tempat wisata tersebut punya pemandangan yang bagus. Tapi ada juga sebagian teman saya yang bilang biasa saja, karena hanya dapat melihat pasir di sana. Hmm,,, yang benar yang mana ya? bagus atau biasa saja?? Akhirnya saya mulai browsing-browsing di internet untuk mencari tahu kebenarannya. Dan hasil survey saya menyatakan bahwa, banyak orang yang kagum pada keindahan objek wisata di Gunung Bromo tersebut.  Alhasil, saya dan teman-teman tertarik untuk datang ke sana. Kamipun segera mempersiapkan segalanya. Dari menyiapkan mobil, alat-alat masak, jaket, baju ganti dan segala peralatan yang dibutuhkan selama di sana. Untuk berhemat, kami pun memutuskan untuk memasak makanan sendiri di sana. Dengan perbekalan yang cukup, akhirnya pada hari Sabtu sore pukul 16.00 wib , kami berangkat menuju wisata tersebut. Kami berangkat lewat jalur Probolinggo. Sebenarnya ada tiga jalur yang bisa kita lewati untuk ke sana, yaitu lewat Turen Malang, bisa lewat Pasuruan juga. Tapi menurut supir kami, lebih baik lewat jalur Probolinggo. Karena mobil tidak bisa masuk jika lewat Turen karena jalan yang begitu terjal dan rusak. Sedangkan jika lewat Pasuruan pun, mobil kami tidak bisa sampai langsung di Bromo karena harus menyewa Jip di perbatasan.
Sambil menunggu matahari terbit,kami masak untuk sarapan
Nah, jika lewat jalur Probolinggo, kami bisa langsung masuk ke wisata tersebut.  Dan memarkirkan mobil kami di tempat parkir sekitar wisata Bromo. Jam menunjukkan pukul 02.00 Wib pagi, dan kamipun tiba di depan loket masuk wisata. Setibanya di loket kami segera membayar tiket masuk seharga Rp. 5.000/org. Untuk karcis parkir mobil di bandrol seharga Rp. 5.000,- juga. Karena kondisi saat itu gerimis dan masih gelap, kamipun bersantai dulu di mobil sambil menunggu situasi memungkinkan untuk mendaki ke Bromo. Sayangnya, setelah kami menunggu beberapa lama, gerimis tetap saja turun, dan udara semakin berkabut di sana. Akhirnya, daripada menunggu lebih lama lagi, kamipun segera bersiap untuk melakukan pendakian pada jam 03.00 wib dini hari.
Depan pura di gunung Bromo
Dengan membawa perbekalan yang sudah kami bawa dan mengenakan jaket tebal, kamipun turun ke Bromo dengan berjalan kaki. Orang-orang di sana menyarankan untuk turun ke padang pasir menggunakan ojek saja, karena jaraknya lumayan jauh. Tapi kami memutuskan untuk berjalan kaki, karena arah jalannya menurun sehingga kami pikir tidak akan menyulitkan kami. Setelah kami berjalan beberapa saat, kamipun merasakan sedikit pegal-pegal. Ternyata jalan di atas padang pasir lumayan memebuat langkah kami terasa berat. Ditambah tidak adanya penerangan di sana yang menyebabkan kami agak kesulitan berjalan karena takut tersandung.
Akhirnya setelah beberapa lama kami berjalan, sampailah kami di tangga arah ke puncak Gunung Bromo. Tetapi karena keadaan di sana masih gelap dan tanpa penerangan, akhirnya kami memutuskan untuk berhenti dan memasak mie instan dulu. Sambil duduk santai di padang pasir, kami menunggu datangnya matahari pagi di sana. Ingin sekali melihat sunrise di sana. Tapi sayangnya, hari sedang mendung, sehingga kami tidak punya kesempatan untuk melihat sunrise. Hmm.. agak kecewa sih, tapi tak apalah yang penting kami bisa berada di sana.
Kami pun segera berkeliling padang pasir Bromo untuk menikmati pemandangan di sana. Kami juga naik di tangga menuju kawah. Namun sayang sekali,karena keadaan berkabut saat itu, kami pun kesulitan untuk melihat sekeliling. Jadi kami hanya duduk-duduk di atas. Setelah beberapa menit bersantai di atas, kami pun turun untuk melanjutkan perjalanan kami ke air terjun madakaripura.

Nah, karena kondisi kaki kami yang pegel-pegel, kami pun memutuskan untuk naik ojek menuju tempat aprkir di atas. Karena jalan menanjak, tidak memungkinkan kami untuk berjalan kaki dengan jarak yang lumayan jauh. Tarif untuk 1 ojek lumayan pemirsa, hanya Rp.5.000/0rg. Tapi ada juga yang tarif nya Rp. 10.000/org, tergantung pintar-pintarnya kita menawar. 
Naik kuda Rp. 25.000,-
Apabila kalian lelah berjalan di padang pasir, kalian bisa menyewa kuda di sana seharga Rp. 25.000/org. Teman saya mencobanya... katanya menyenangkan. Tapi berhubung, saya niat ke sana ingin mendaki,jadi saya pun berjalan kaki dengan teman-teman yang lainnya.

Sekian perjalanan kami di Gunung Bromo. Selanjutnya saya akan bercerita tentang air terjun Madakaripura di postingan berikutnya. Salam Semangat.. :)
Posted by Unknown On 9:41 PM No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

My Fans

    Blogger news

    Blogroll

    About