Friday, May 13, 2016

Hai guys...
Kali ini saya akan berbagi kisah menarik dari perjalanan panjang saya dan teman-teman di kota Banyuwangi Jawa Timur. Kami berangkat dari Krian Sidoarjo pada pukul 02.00 dini hari dengan menggunakan mobil yang berisi 6 peserta. Sebelum ke Banyuwangi kami mampir ke Situbondo ke rumah salah seorang teman suami. Kami sampai di Situbondo pada pukul 7 pagi. Kami istirahat sebentar di sana sambil mandi,cuci muka, dan sarapan pagi. Setelah selesai kami lanjutkan perjalanan kami pada pukul 08.30 menuju kota Banyuwangi. Kini jumlah peserta yang ikut adalah 7 orang. Tujuan wisata pertama yang kami kunjungi adalah Taman Nasional Baluran yang berada di wilayah Banyuputih Situbondo tepatnya berada di sebelah utara Banyuwangi Jawa timur.
pohon di padang savana Bekol
tim traveller
Kami sampai di gerbang depan taman nasional Baluran sekitar pukul 11 siang. Untuk menikmati semua wisata yang ada di Baluran, kalian cukup membayar tiket sebesar Rp. 17.500/org dan biaya mobil sebesar Rp. 15.000/mobil. Setelah membeli tiket kami langsung melanjutkan perjalanan ke padang savana Bekol. Menurut cerita-cerita dari beberapa teman di padang savana ini kita bisa melihat pemandangan hewan liar di sekitar Bekol seperti rusa, burung merak dll. Namun,saat kami sampai di Bekol yang terlihat hanya ada banyak monyet-monyet liar yang berkeliaran disekitar tempat parkir. Di sekeliling padang savana tidak kami temui satu hewan pun yang melintas, hanya ada 1 ayam yang tiba-tiba menyebrang di depan mobil saat kami melintas di sekitar hutan. Juga ada beberapa kawanan kerbau di padang savana. Yah,, klu itu sih uda sering lihat ya di rumah? :D 
Loket pembelian tiket masuk ke Baluran
Pemandangan di sekitar Bekol
Bekol

Tulang belulang hewan liar
Yah, karena tidak ada apapun di Bekol yang bisa kami pandangi,, maka saya dan anis memutuskan unutk menuju warung di sana makan siang. Menu yang kami pesan adalah rawon dan nasi tempong. awalnya kami tidak tahu nasi tempong itu apa, setelah makanan di antar barulah kami mengerti nasi tempong adalah nasi dengan lauk ayam goreng, tempe goreng dan tahu goreng dengan lalapan dan sambel, alias nasi penyet klu di Sidoarjo. Rasa masakannya lumayan enak dan porsi besar. Hanya ada 1 warung yang buka di sana jadi warung tersebut lumayan ramai. Setelah kenyang, kami lanjut berkeliling di sekitar Bekol untuk mengabadikan moment di sana. Cuaca saat itu sangat cerah dan panas karena kami sampai di sana sekitar pukul 12.30. Setelah puas berfoto ria kami pun melanjutkan perjalanan menuju pantai Bama. Selama perjalanan ke pantai Bama ada beberapa kerbau yang terlihat sedang berkumpul di tengah padang savana. Juga di sekitar padang savana terdapat banyak tumbuhan kemangi. 
Warung yang buka di Bekol
Pemandangan gunung di Bekol 
Main sama babysha

Langit cerah kala itu 
Pemandangan dari atas menara Bekol 
pemandangan padang savana dari atas

Jomblowan jomblowati lagi kumpul,, :D 
Hanya 10 menit untuk bisa sampai di pantai Bama. Begitu sampai di pantai Bama yang ada di benak saya adalah ingin main air di pantai sama babysha. Namun sayang, air sedang surut saat itu dan di sepanjang pinggir pantai kotor dan berlumpur, sangat mengecewakan. Jauh-jauh kesana tidak ada yang bisa di lakukan kecuali duduk-duduk sambil memandang banyaknya orang yang lewat di sekitar pantai. 
Pantai Bama lagi surut
Ramai Pengunjung
Main dipinggir pantai Bama
Ini namanya piknik,, bawa tiker sendiri guys,,, :P 
Banyak monyet disekitar pantai
Babysha main melulu dipantai,, happy dia,,
Nah, karena tidak bisa main air, daripada hanya duduk diam, saya pun mengajak suami untuk berkeliling menuju hutan mangrove di sebelah pantai ini. Hutan mangrove ini dikelilingi oleh hutan bakau yang lumayan banyak dan rimbun. Hmm,, begitu naik jembatan dan melewati hutan bakau tersebut, agak sedikit merinding sih saya,,, Akar-akar dari pohon bakau tersebut seolah terlihat seperti kaki raksasa yang siap berdiri, berjalan dan menerkam kami. haha... ngayal banget sih pikiran saya. hehe......Sambil melihat-lihat pemandangan kami pun berfoto ria sebentar di sana. Dan setelah puas kami kembali ke Pantai Bama.

Pamandangan sekitar mangrove di pantai Bama
Jembatan Mangrove di pantai Bama


Hutan bakau disekitar jembatan mangrove
Pemandangan disekitar hutan bakau mangrove Bama

Jembatan di hutan bakau mangrove
Perjalanan menuju mangrove Pantai Bama
Karena hari sudah mulai senja kami pun beranjak dari sana untuk melanjutkan perjalanan. Oke,, sekian dulu petualangan kami di Taman Nasional Baluran. Kita ketemu lagi di episode kami selanjutnya di Pulau Merah. See you...
Reaksi:
Posted by indah haya On 12:17 AM No comments
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

My Fans

    Blogger news

    Blogroll

    About