Thursday, May 19, 2016

#Late pos. Lama sekali tidak cuap-cuap di sini jadi pengen nulis lagi nih guys. Okeh, kali ini saya ingin berbagi cerita tentang perjalanan saya ke Taman dayu Pandaan. Udah lama sih,sekitar tahun 2013 yang lalu.

Ceritanya begini, waktu itu lagi libur kerja nih, saya dan si mas berencana jalan-jalan ke kebun teh Purwodadi. Nah, sebelum ke sana kami mampir dulu ke Taman Dayu, sebenarnya gak ada niat ke sana sih, cuma penasaran aja tiap ke Malang lewat sana dan menengok ke arah taman dayu, selalu ramai pengunjung. Untuk menghilangkan rasa penasaran, akhirnya ke sanalah kami. 

Pertama masuk jalan ke Taman Dayu, ada KFC di sebelah kiri jalan. Di sebelah kanan ada arena bermain anak dan kolam renang. Kemudian kami telusuri jalan selanjutnya. Ada tempat semacam foodcourt di sana dengan berbagai macam sajian makanan di tenda-tenda maupun di dalam ruko-ruko. Pantas saja tempat ini selalu ramai, ternyata ada wisata kuliner yang bisa kita kunjungi di sana. Okeh, lanjut lagi menelusuri jalanan di sana. Yang bikin tempat ini ramai dikunjungi pengunjung, selain karena adanya tempat kuliner, kolam renang dan tempat bermain anak, juga spot pemandangan di sekitarnya yang indah menambah daya tarik tersendiri yaitu adanya pohon-pohon raksasa yang menjulang tinggi disekitar jalan dengan bentuk-bentuk yang eksotis. Juga taman dengan rerumputan hijau yang terawat dengan baik di sekitarnya. Ditambah udara yang begitu sejuk di sana walaupun matahari sedang bertengger di atas sana. Di sana juga ada tempat wisata yang bernama "Wisata Panci" semacam pasar wisata yang menjual perlengkapan rumah tangga seperti panci. Di ujung jalan kami melihat ada perumahan elit dengan kantor pemasarannya. Jadi Taman Dayu ini sebenarnya adalah perumahan yang dibangun oleh Ciputra grup. Perumahan ini memberikan fasilitas umum bagi masyarakat dan mendesain perumahan dan pemandangan di sekitarnya menjadi sangat indah untuk menarik minat pengunjung. Dilihat dari letaknya yang strategis dan konsep bangunannya yang indah, pantas saja tempat ini lumayan dikenal namanya. Nah, karena terbatas waktu, kami harus menyudahi kunjungan kami di sana saat itu dan melanjutkan perjalanan ke kebun teh. 
pemandangan jalanan di sekitar Taman Dayu
pohon-pohonnya indah dipandang
suasananya masih sepi siang hari 

Well, setelah kunjungan kami yang cukup singkat di sana, beberapa minggu kemudian kami putuskan untuk kembali berkunjung ke sana. Rencananya sih pengen foto-foto iseng buat pre wed karena view di sana cukup menggoda. Maka ketika hari libur tiba, kami pun berangkat ke sana dengan berbekal kamera seadanya. Begitu sampai di sana, kami segera cari tempat yang viewnya cocok untuk berfoto ria. Nah, setelah dapat tempat, kami pun segera jeprat jepret di sana. Banyak orang melintas sambil memandangi aksi kami berdua di sana. Tapi kami sih cuek aja biarpun sedikit malu-malu :D ( habis cuma kami loh yang foto-foto gak jelas di sana, lainnya cuma nongki2 aj,, haha). Setelah aksi berfoto kami lakukan di sana, banyak juga muda mudi yang nongkrong di pinggir-pinggir jalan dengan teman-temannya. Dari arah berlawanan kami lihat ada mobil satpol PP yang melintas di jalanan. Kami lihat para muda mudi tersebut kemudian bubar dari tempat nongkrong mereka dan segera melaju dengan sepeda motor mereka menghindari satpol PP tersebut. Loh,,loh... ada ubrakan satpol PP kayaknya!! Wuaaa,,,,,,,,, melihat kejadian itu, kami pun buru-buru beres-beres dan segera kabur dari tempat itu, takut kena ubra'an juga.. :D . 
banyak kendaraan melintas

pemandangannya asri dan rindang
Kami lanjut berkeliling lagi di sana, hunting tempat lagi untuk jeprat-jepret. Begitu melihat mobil satpol PP tersebut sudah tidak keliling kami pun berfoto ria lagi di sana. Lumayanlah hasilnya, walaupun tidak seberapa bagus. Kami tidak menggunakan jasa photographer, cuma berbekal kamera dan tripot dan hanya berdua saja, jadi aksi berfoto itu kami lakukan sendiri dengan berselfi ria, hehe. Usut punya usut ternyata, di kawasan taman dayu sana, memang tidak diperbolehkan untuk nongki-nongki di pinggir jalan maupun untuk mengambil gambar. Untuk menggunakan fasilitas di sana untuk sesi photo pre wed, kalian harus meminta ijin ke sekuriti/bagian keamanan di sana, dan dikenakan biaya sekitar 1jutaan. Wow, lumayan nguras kantong juga sih, padahal kami cuma iseng-iseng ajah. Nah, karena adanya peraturan itu, kami pun menyudahi aksi jeprat-jepret kami karena waktu juga sudah cukup siang. 

Backgroundnya lumayan kece kan? :D
cie,, action dia di depan kamera,,, :D
Senyum Sumringah si mas-mas.. :D
Candid by chrisoveride... :D
Kami putuskan untuk makan siang di food court di sana, mencoba menu makanan yang ada di sana. Sesampainya di sana, kami pun berkeliling, cukup banyak aneka makanan yang dijual di sana mulai dari jajanan pasar, sampai makanan-makanan berat, aneka macam cemilan dan minuman juga tersedia di sana. Pengunjungnya cukup ramai waktu itu, jadi kami memilih tempat yang agak sepi, agar tidak berdesakan dan tidak terlalu antri. Kami memesan menu bebek goreng sambal dan es jeruk. 

Setelah puas makan siang dan bersantai di sana, kami pun bersiap-siap untuk pulang. Okey,, sampai disini dulu cerita saya berkunjung di sini. Sampai jumpa lagi di cerita-cerita mbolang saya yang lainnya. Salam ^_^ 
Reaksi:
Posted by indah haya On 8:43 PM No comments
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

My Fans

    Blogger news

    Blogroll

    About